Kamis, 08 Oktober 2009

PESAN MENYAMBUT IDHUL ADHA

Baru saja berselang kegembiraan merayakan idhul fitri…kita tersentak dengan peristiwa yang di persembahkan alam di senja hari….
kala tubuh letih mengadu nasib dan jiwa yang rapuh ingin sejenak bercengkrama dengan kehangatan lembayung disore hari…..
mata…hati…telinga…terpaku seolah tak percaya dengan kedahsyatan alam yang murka.
Tubuh-tubuh yang berjuang berharap sore itu kembali kepelukan orang yang dicintai dengan penuh suka cita harus kehilangan daya untuk berjuang ….
Tubuh itu terbujur kaku..
Tubuh itu bersimbah darah…
Sementara tubuh yang lainnya penuh luka dengan langkah terseret duka merayap dan berlari menyelamatkan diri…
Bumi yang merekah seolah lapar ingin menelan semua yang ada di atas nya..tak peduli yg hidup atau yangmati…yang besar atau yang kecil…yang kuat atau yang lemah….yang haram atau pun yang halal…
Tidak ada peringatan dini …tidak ada isyarat berarti ..smua terjadi begitu saja…begitu mudah begitu cepat…
Sungguh pesan yang punya 1000 makna untuk direnungkan..
gerangan apa yang dikehendaki sang pemilik alam raya ini….???
Kita menyebut nya musibah…azab…dan mulai menerka-nerka keinginan NYA.
Dan satu-satu lembaran itu terkuak…
Keangkuhan..ketamakan..kemunafikan yang bersarang di hati kita pelan-pelan luntur bertekuk lutut pada kekuatan penguasa alam…tertunduk malu mengakui semua ini hukuman pada jiwa yang tak pernah bersyukur atas nikmat yang telah ditaburkan .
Tinggal menghitung hari menyambut hari raya idhul adha…namun kurban yang seharusnya baru akan di mulai pada detik perayaan itu justru sudah lebih dahulu berjatuhan.bukan pada hewan-hewan kurban…tapi pada jiwa-jiwa yang siap berbagi nikmat itu.
Pengorbanan yang menelan banyak nyawa untuk membuat mata hati kita terbuka…
Masih kah kita mampu menyombongkan diri?
Pesan itu begitu jelas…Sontak semua orang di negri ini berduka
Dan menjadi penderma sejati…tapi bangsa ini masih seperti yang dulu…berduka sesaat dan kemudian terlena dan lupa seolah peristiwa itu tidak pernah terjadi…
…penderma tapi pelupa…!!!!
Idul adha sudah di depan mata….mata hati jangan sedikit pun terpejam…pengorbanan ini belum selesai. Tinggal menunggu waktu untuk korban-korban berikutnya. Alam akan menyeleksi siapa yang menjadi korban …seperti kita menyeleksi hewan mana yang pantas kita korbankan…!!

8 komentar:

  1. semoga kita mendapat yang terbaik dari Sang Maha Kuasa...amiin

    BalasHapus
  2. saya nggak mau jadi korban...
    sengsaraaa...

    BalasHapus
  3. Kita memang harus lebih waspada dan get prepared atas segala kemungkinan terjadinya bencana alam, meningat kita diberkahi dengan tanah subur sekaligus potensi bencana alam yang luar biasa dasyat. Karena itu, tak ada yang lebih bijak selain terus mempersiapkan diri lahir dan batin, dengan banyak menimba pengetahuan dan rajin beribadah sehingga kita bisa mengubah nasib kita menjadi lebih baik.

    Trims dan salam kenal Mas!

    BalasHapus
  4. pelangi@ salam kenal balik

    BalasHapus
  5. peringatan
    azab
    atau cobaan?

    BalasHapus
  6. Aku udah sering korban perasaann... hehe

    BalasHapus